-->

Notification

×

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Enaknya Jadi DPR Walaupun Kerjanya Cuma 5 Tahun Tapi Dapat Uang Pensiunan Seumur Hidup

Kamis, 21 Desember 2023 | Desember 21, 2023 WIB | 0 Views Last Updated 2023-12-21T02:13:40Z


Jakarta, Panamburnewsinvestagasi.com. - Pesta Demokrasi di Indonesia tidak lana lagi akan digelar  besar-besaran yakni Pemilihan Umum (pemilu) tahun 2024. Masa jabatan para anggota lembaga legislatif periode 2019-2024 pun akan segera berakhir.

Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, yang merupakan salah satu lembaga legislatif, akan menerima dana pensiun yang ditanggung negara usai masa jabatannya selesai. Bahkan, para wakil rakyat akan menerima pensiunan seumur hidup kendati jabatannya hanya lima tahun per periode masa jabatan.


Penyaluran pensiun DPR serta lembaga tinggi negara diatur dalam Undang-Undang (UU) 1980 tentang Hak Keuangan/Administratif Pimpinan dan Anggota Lembaga Tertinggi/Tinggi Negara serta mantan Pimpinan Lembaga Tinggi/Tinggi Negara dan mantan anggota Lembaga Tinggi Negara.


"Besarnya pensiun pokok sebulan adalah 1% dari dasar pensiun untuk tiap satu bulan masa jabatan dengan ketentuan bahwa besarnya pensiun pokok sekurang-kurangnya 6% dan sebanyak-banyaknya 75% dari dasar pensiun," tulis pasal 13 UU 12/1980.


Pembayaran pensiun diberikan kepada MPR dan DPR secara penuh jika masih sehat. Jika meninggal maka pemberian dana pensiunnya dihentikan. Kecuali ia masih memiliki suami/istri, maka akan tetap diberikan dana pensiun. Namun, nilainya berkurang dari saat penerima masih hidup.


Sementara itu, berdasarkan Surat Menteri Keuangan No S-520/MK.02/2016 dan Surat Edaran Setjen DPRRI No KU.00/9414/DPR RI/XII/2010, besaran uang pensiun anggota DPR adalah 60% dari gaji pokok. Selain itu, mereka juga mendapatkan tunjangan hari tua (THT) yang dibayarkan sekali sebesar Rp15 juta.


Adapun  besaran uang pensiunan anggota DPR:

Anggota DPR yang merangkap ketua:Rp 3,02 juta (60% dari gaji Rp 5,04 juta per bulan)

Anggota DPR yang merangkap wakil ketua: Rp 2,77 juta (60% dari gaji pokok Rp 4,62 juta per bulan)

Anggota DPR yang tidak merangkap jabatan: Rp 2,52 juta (60% dari gaji pokok Rp 4,20 juta per bulan) (NS).

×
Berita Terbaru Update