Kupang, Panamburinvestigasi.com - Maraknya perilaku calon legislatif yang timnya memaku pohon di sepanjang jalan sangatlah tidak etis karena tidak bisa memelihara lingkungan dengan baik. Apabila ada seorang pemimpin seperti DPR yang tidak peduli lingkungan, itu dinilai dirinya tidak peduli dengan lingkungan.
Pemuda yang berasal dari Desa Humusu Oekolo Yanuarius Taena yang akrab disapa dengan sebutan Waris menyuarakan untuk tidak boleh memilih calon legislatif yang tidak peduli terhadap lingkungan, apalagi memaku pohon yang masih hidup. Dan ini bukan berarti saya berpihak kepada Partai atau caleg lainnya yah..!! Tapi ini bagian dari mensejahterakan lingkungan sekitar.
Waris menegaskan, memaku pohon demi kepentingan popularitas masuk dalam kategori merusak lingkungan. Maka itu, dia meminta untuk para tim dari semua calon legislatif dari berbagai macam partai politik untuk tegaskan dan menertibkan pendukungnya agar tidak merusak pohon atau lingkungan sekitar.
Omong kosong kalau mereka peduli lingkungan nyatanya para pendukung masih tetap memasang Alat Peraga Kampanye ( APK ) seperti, Baliho, Spanduk, Rontek, Umbul-Umbul, Poster, Pamflet, Kalender, Stiker, dan Bendera di pohon. Manusia seperti itu jangan dipilih karena pendukungnya saja tidak bisa ditertibkan apalagi orang lain. Tegas waris
Lanjut, Saya akan menyurati ke Parpol tersebut apabila anggotanya tidak mengikuti aturan yang sudah ditentukan, dan yang pasti spanduk politik atau apapun berupa Alat Peraga Kampanye yang merusak lingkungan saya dengan terpaksa akan mencabut. Karena kondisi tersebut menunjukkan bahwa rendahnya perhatian dan pengetahuan Calon Legislatif tentang lingkungan, dan kalau cara kampanye konvensional seperti itu secara visual sangat menggangu lingkungan sekitar.
Apabila pemasangan APK di pohon tanpa mempertimbangkan etika, estetika, kebersihan dan keindahan ini sehingga bisa merusak lingkungan sekitar kita, saya kira pohon juga makhluk hidup perlu dijaga dan dirawat tapi bila dipaku dan pasang gambar bacaleg, ini anggap suatu tindakan menyalahi aturan." Dan saya akan terus memantau dan sosialisasikan baik kepada pihak terkait dan sejumlah media agar disebarluaskan." Tutup.
(Tim)

