Muara Enim, - PTBA Gusur lahan milik warga tanpa ada nya Kesepakatan terlebih dahulu, sedangkan tanah tersebut suda jelas - jelas milik warga dan mempunyai surat pernyataan Pelepasan Hak Atas Tanah (SPPHAT).
Mendapati lahan nya di Gusur oleh PTBA tanpa ada koordinasi terlebih dahulu.
Masyarakat Keban Agung Kecamatan Lawang Kidul sebagai pihak yang memiliki lahan geram, karena lebih kurang tiga puluh hektar lahan milik warga di gusur oleh PTBA.
Tanpa koordinasi dengan masyarakat yang mempunyai lahan yang berlokasi Bintan Plawi dan Kiahan Kecik Keban Agung.
Puluhan Warga yang mempunyai lahan ber usaha mempertahan kan lahan mereka yang di gusur oleh PT.BA ,
Akan tetapi tanpa menghiraukan para pemilik lahan ,penggusuran PT.BA. terus menjalan kan Aktifitasnya dengan enam unit alat berat untuk menggusur membuat Kliring di area tanah milik Warga.
Salah seorang pemilik lahan mewakili rekan rekanya pemilik lahan saat kami konfirmasi oleh Awak Media 01/05/2024.
Dirinya mejelaskan, bahwa masalah ini sudah berlarut tidak pernah ada penyelesaian kami sudah sering di mediasikan sampai ke Pejabat pemerintahan gubernur , namun gubernur di kembalikan PLT Bupati dan pada akhirnya hal ini sampai di mediasikan kepada Anggota DPR setempat.
Sebelum di musyawarah di DPR, dulu pernah adanya penawaran ganti uang lahan yang mana nominalnya sangat merugikan kami masyarakat kecil, dengan nominal Rp.6000 (Enam ribu rupiah ) per meternya.
Tentunya ini sudah pasti kami pemilik lahan tidak bisa terima, akhirnya tidak menemukan kesepakatan sampai saat ini.
Waktu di musyawarahkan bersama para anggota DPR lahan tersebut tidak boleh di garap oleh kedua belah pihak sebelum ada penyelesaian, terangya.
Namun inilah kenyataan nya, sebelum ada penyelesaian lahan kami sudah di gusur pada tanggal 29 April 2024 tanpa sepengetahuan dan pemberitahuan kepada kami pemilik lahan.
Kami sebagai warga mempertahan kan hak kami dan secara hukum legalitas tanah kami juga jelas , sampai kemanapun tetap akan kami pertahankan, kalaupun nanti nya masih menempuh jalan buntu kami semua pemilik lahan akan Demo ke perusahaan tersebut, ujarnya.
Sampai berita ini di terbitkan , Humas PTBA ketika di hubungi melalui viacell (whatsapp) oleh pihak media tidak memberikan ada jawaban pasti.
Agus/Tim

