-->

Notification

×

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Hoax Isu Prabowo Dukung Israel, Presiden Prabowo Konsisten Dukung Palestina, Demi Keadilan di Gaza

Selasa, 27 Januari 2026 | Januari 27, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-01-27T08:34:37Z



Jakarta, Selasa, 27 Januari 2026 - Beredar sebuah potongan video wawancara Presiden Prabowo Subianto di media sosial yang dipotong dan disebarkan dengan narasi menyesatkan. Video tersebut seolah-olah menunjukkan sang Presiden hanya membicarakan keamanan Israel serta mengabaikan keamanan Palestina.


Faktanya, potongan video tersebut diambil dari wawancara pada 24 September 2025 usai Presiden Prabowo menyampaikan pidato di Sidang Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Narasi yang beredar saat ini merupakan hasil pemotongan konteks untuk membangun fitnah dan kebencian di ruang publik.


Dalam wawancara aslinya, Presiden Prabowo justru menekankan posisi Indonesia yang berdiri teguh di atas prinsip kemanusiaan dan solusi dua negara. Ia menegaskan bahwa perdamaian memerlukan pengakuan dan jaminan keamanan dari kedua belah pihak secara adil.


"Alhamdulillah saya menggunakan panggung itu (Sidang Umum PBB) untuk menyampaikan sikap Indonesia, terutama mendorong penyelesaian konflik di semua tempat. Tapi yang paling utama bagi kita, kita sangat merasakan jeritan penderitaan rakyat Gaza," ujar Prabowo dalam wawancara tersebut.


"(Tanggapan pemimpin negara-negara lain) Banyak sekali yang positif. Kita dianggap realistis dan dianggap seimbang. Saya juga terang-terangan mengatakan kalau perdamaian kalau semua orang mengakui, menghormati, dan menjamin keamanan Israel," jelasnya.



Dukungan penuh Prabowo terhadap Palestina justru menjadi inti dari pidatonya di hadapan dunia. Ia secara emosional mengecam ketidakdiaman dunia terhadap tragedi kemanusiaan yang sedang berlangsung di Gaza.


"Situasi di Gaza masih sedang terungkap di depan mata kita. Pada saat ini, orang-orang tak berdosa menangis, minta tolong untuk diselamatkan. Siapa yang akan menyelamatkan mereka? Siapa yang akan menyelamatkan orang-orang tak berdosa? Siapa yang akan menyelamatkan orang tua dan wanita?" tegas Prabowo di podium PBB.


Prabowo melanjutkan dengan pertanyaan retoris yang menantang nurani para pemimpin dunia.


"Jutaan orang menghadapi bahaya saat ini, saat kita duduk di sini. Mereka menghadapi trauma dan kerusakan yang tidak dapat diperbaiki pada tubuh mereka. Mereka sekarat karena kelaparan. Apakah kita bisa tetap diam? Apakah tidak akan ada jawaban atas jeritan mereka? Apakah kita akan mengajari mereka bahwa satu keluarga umat manusia dapat bangkit menghadapi tantangan?" lanjutnya.


Masyarakat diimbau untuk lebih waspada terhadap narasi disinformasi yang sengaja memotong konteks pernyataan resmi pemimpin negara. Faktanya, Presiden Prabowo justru mendorong jalan tengah melalui solusi dua negara agar konflik tidak terus berlanjut dan tidak lagi menimbulkan korban sipil, khususnya rakyat Palestina.


Selalu periksa kembali sumber, waktu, dan isi informasi secara menyeluruh sebelum mempercayai atau menyebarkannya di media sosial.

Red

×
Berita Terbaru Update