Hal itu terjadi di sppg cikidang kota dan sppg sampora kecamatan cikidang dalam foto dan video terlihat ketidak sesuaian harga
Foto dan video yang beredar menunjukkan paket menu “keringan” berupa roti kemasan, biskuit, kue kering atau wafer, jeruk , telor asin lengkap dengan susu kotak. Skema ini dinilai praktis untuk distribusi selama Ramadan karena mudah disalurkan dan tidak memerlukan proses penyajian rumit di sekolah.
Namun masyarakat dan para tokoh di cikidang mempertanyakan kesesuaian menu tersebut dengan tujuan bahwa tujuan sekaligus niat baik pemerintah melalui program makan bergizi gratis yang di selenggarakan badan gizi nasional agar berjalan sebagai mana mestinya sesuai juknis dan tidak boleh di salah gunakan ,
Simulasi analisa harga
Sppg cikidang kota
Telor asin = 3000
Roti = 2000
Jeruk = 1000
Kacang =2000
Jumlah = 8000
Selisih 2000 dari ketentuan BGN dapur di duga tidak sesuai harga porsi yaitu 10000 ribu
Sppg sampora kec cikidang
Analisa simulasi harga
Susu kotak 2 = 6000
Jeruk 2. = 2000
Sari gandum3 =6000
Roti 1. =2000
Telor asin 1 = 3000
Jumlah = 19000 ribu
Selilis 11 ribu menu porsi untuk 3 hari
Ketentuan BGN 10.000 perporsi dapur tersebut sama diduga menyalahi aturan dan wajib di audit dan di sanksi
Nanang suherman sapaan akrab kang ilok salah satu wali murid sekaligus tokoh setempat sangat menyayangkan hal seperti ini terjadi ada dua dapur yang hari ini jadi perbicangan menu yang tidak sesuai
Sppg cikidang kota
Dan sppg sampora
Kedua sppg tersebut di duga tidak sesuai menu porsinya berdasarkan analisa kajian harga yang kami masyarakat lakukan dengan parameter toko dan suplayer suplayer
Dari mulai harga termahal hingga harga termurah kita lakukan kajian sehingga kita rasa dua sppg itu tidak sesuai harga porsi yang di tetapkan oleh
BGN
Menurut nanang seherman atau kang ilok sebutan akrab
Kita tahu harga makan bergizi gratis perporsi 15 ribu
10 ribu bahan baku
3 ribu operasional
2 ribu sewa dapur
Namun saya rasa dua dapur tersebut tidak mentaati himbauan BGN dan wajib di berikan sanksi terutama fungsi koodinator sppg dalam mengawasi porsi/menu MBG tersebut di rasa kurang pengawasan
Kita patut apresiasi dan bangga pada tujuan mulia bapak presiden Prabowo subianto yang memberi makan bergizi gratis untuk meningkatkan gizi generasi anak bangsa
Jangan sampai di cederai dan di salah gunakan oleh orang orang yang tidak bertanggung jawab yang memanfaatkan program ini demi keuntungan pribadi ,
Saya harap BGN bisa memperketat pengawasan terhadap menu hal lain yang di rasa penting dalam mencegah penyalahgunaan bila perlu sanksi tegas berupa penutupan bagi menu dan dapur yang tidak sesuai SOP dan regulasi yang ada dalam juknis BGN ujang kang ilok
Kang ilok juga mengajak semua pihak agar sama sama berperan aktif mengawasi program ini agar sesuai yang di harapkan pemerintah dan meminimalisir tindakan KKN yang merugikan negara , kita dukung program asta cita bapak presiden agar perekonomian lokal bangkit lapangan kerja tercipta dan anak bisa mendapat asupan gizi
D Handriana/LYS
