SIAK, – Dalam upaya mendukung program ketahanan pangan nasional, jajaran Polsek Koto Gasib melakukan monitoring perkembangan tanaman jagung pipil bersama petani dan Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) di wilayah Kecamatan Koto Gasib, Senin (01/06/2026).
Kegiatan monitoring dilakukan pada lahan jagung pipil seluas 1 hektare dengan usia tanam 67 hari milik Kelompok Tani Mekar Sari di Kampung Sengkemang, Kecamatan Koto Gasib, Kabupaten Siak.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut PPL Pertanian Kecamatan Koto Gasib Sukiman, S.P., Kanit Binmas Polsek Koto Gasib Aipda Aansari, S.H., Bhabinkamtibmas Kampung Sengkemang Aipda Tubagus, S.H., serta Ketua Kelompok Tani Mekar Sari Hendro Satrioko.
Kapolsek Koto Gasib Iptu Dwi Franata Tarigan, S.H., M.H., mengatakan monitoring dilakukan untuk mengevaluasi pertumbuhan tanaman serta mengidentifikasi potensi kendala sejak dini agar tanaman jagung dapat tumbuh optimal hingga masa panen.
“Pemantauan rutin ini penting untuk memastikan tanaman berkembang baik serta mendukung keberhasilan program ketahanan pangan. Dengan monitoring bersama petani dan PPL, berbagai kendala dapat diantisipasi lebih cepat,” ujarnya kepada awak media.
Menurut Kapolsek, monitoring juga bertujuan mencegah serangan hama dan penyakit seperti ulat grayak maupun penggerek tongkol, mengevaluasi kecukupan air, efektivitas pemupukan, pengendalian gulma, serta mengoptimalkan produktivitas hasil panen.
Dari hasil monitoring di lapangan, tidak ditemukan kendala berarti. Pertumbuhan tanaman jagung secara umum dalam kondisi baik dan diharapkan dapat memberikan hasil panen maksimal saat waktu panen tiba.
Kegiatan tersebut menjadi bentuk sinergi antara kepolisian, petani, dan penyuluh pertanian dalam mendukung sektor pertanian serta memperkuat ketahanan pangan di Kabupaten Siak.
(Red)
