-->

Notification

×

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Kepala UPTD Bina marga Wil .II Sukabumi , Diduga Bobrok Menjalankan Tugas

Selasa, 25 November 2025 | November 25, 2025 WIB | 0 Views Last Updated 2025-11-25T15:08:13Z

Balai UPTD II will sukabumi bina marga provinsi di duga membiarkan kondisi pekerjaan yang tidak menjaga kualitas pekerjaan dengan baik sesuai amanat gubernur jawa barat kang dedi mulyadi , hal itu terlihat dengan adanya jawaban yang tidak memuaskan dari surat konfirmasi yang di layangkan oleh  DPD JWI ( jajaran wartawan Indonesia ) sukabumi raya yang terkesan normatif dan lebih menutupi kejadian sebenarnya.


Ketua JWI sukabumi raya lutfi yahya s berpendapat integritas UPTD II will sukabumi bobrok , ini perlu ada evaluasi penyegaran kembali di UPTD bila perlu kepala UPTD yang baru di lantik tanggal 02  bulan september 2025 di evaluasi kinerja nya karena tidak terlihat  perbaikan mutu kinerja di uptd itu sendiri, kita tahu hari ini sukabumi banyak sekali jalan jalan provinsi yang sudah lama rusak yang hari ini di perbaiki oleh pemerintah provinsi jawa barat melalui dinas Bina marga provinsi jawa barat  dimana dalam pelaksananya harus  menjaga kualitas dan kuantitas pekerjaan dengan baik, sehingga umur kontruksi jalan lebih panjang umur nya , jangan sampai ada pemborosan anggaran , hari ini atau tahun ini di bangun tahun berikutnya di bangun kembali karna rusak lagi , artinya itu pemborosan dan hal seperti itu merugikan pemerintah provinsi jawa barat dan masyarakat tentunya 


Lutfi yahya s Ketua JWI Sukabumi raya  Menyikapi berbagai persoalan di UPDT II will sukabumi yang begitu komplek dari mulai pembiaran bahan material yang di kirim dari tambang yang ilegal jelas ini  sebuah pelanggaran , sesuai dengan undang- undang Minerba No 4 THN 2009 dan perubahan nya di UU Nomor  THN 2020.

 kita ketahui bahwa ijin tambang yang hari ini di non aktifkan oleh pemprov jabar hampir semua tambang yang ada di parung panjang kab bogor di tutup, sementara untuk tambang² wilayah sukabumi ijin nya mati dan belum di perpanjang mulai dari tambang yang berada di kecamatan pelabuhan ratu , kecamatan cikembar , kecamatan tegal buled , kecamatan Sagaranten dan  kecamatan purabaya semua ijinnya mati , ada sebagian perusahaan  yang tetap  produksi dengan ijin yang mati dan  itu tindakan ilegal kemana  para penegak hukum , alam di rusak tanpa ada pendapatan ke negara , 


lutfi Yahya  meminta semua proyek pemerintah harus mengambil material dari tambang yang berijin karena ini aturan yang harus di taati  karna kita tahu pada persyaratan tender mini kompetisi ekatalog v5 di cantumkan salah satu syarat harus melengkapi dukungan dari perusahaan  tambang yang mempunyai ijin yang legal , bukan ilegal , artinya selama ini  di duga  ada pembiaran yang di lakukan kepala UPTD pengelolaan pekerjaan jalan dan jembatan wilayah  II  terhadap tindakan ilegal  yang di lakukan oleh para pengusaha , dan  ini harus di audit terhadap pengunaan material proyek yang berada di bawah kendali UPTD will II sukabumi prov jawa barat .pungkas nya 


Untuk menjalankan program kerja sesuai dengan tupoksi kami  serta demi teganya kebenaran  sekaligus ikut  serta mendukung program pemerintah Propinsi Jawa barat    DPD JWI ( jajaran wartawan indonesia ) Sukabumi raya  akan selalu intens  melakukan monitoring dan pengawasan  agar dalam proses perjalanan pembangunan nya  tidak ada penyimpangan baik secara kualitas , kuantitas dan adminitrasi. Tegasnya


Selanjutnya saya sampaikan agar menjadi jalan  untuk menjaga sinergitas  dan akuntabilitas  publik yang lebih baik di lingkungan pemerintah Bina marga wil.II sukabumi, DPD JWI  Sukabumi raya  akan melakukan audiensi dengan pihak UPTD will II Bina marga jawa barat  guna mendapatkan penjelasan dan klarifikasi yang sifatnya komprehensif  serta solusi yang objektif sekaligus untuk  mempertegas amanat bapak gubernur yang di sampaikan bahwa kegiatan proyek provinsi harus mempunyai umur panjang dan tidak berkualitas jelek  sehingga tidak melakukan pemborosan anggaran dan dapat di konsentrasikan pada kegiatan yang lain sehingga jawa barat benar benar maju baik dan sejahtera.tegasnya


Jangan sampai kami  menduga sekaligus menilai  UPDT Bina marga wil II sukabumi tidak melaksanakan amanat bapak gubernur dengan membiarkan banyak permasalahan pada pekerjaan jalan di will sukabumi yang   kualitas nya  tidak baik/ jelek. Tambahnya

D Handriana 

×
Berita Terbaru Update