-->

Notification

×

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Kemenpora RI dan PPSI Purwakarta Gelar Diklat Pelatih Pencak Silat, Kuatkan Pelatih hingga ke Desa-Desa

Minggu, 07 Desember 2025 | Desember 07, 2025 WIB | 0 Views Last Updated 2025-12-07T11:18:29Z

Purwakarta, – Guna mencetak pelatih pencak silat yang profesional dan berstandar nasional, Dewan Pengurus Daerah (DPD) Persatuan Pencak Silat Indonesia (PPSI) Kabupaten Purwakarta menjalin sinergi strategis dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) Republik Indonesia. Kerjasama ini diwujudkan melalui penyelenggaraan Diklat Pelatih Pencak Silat PPSI Kabupaten Purwakarta Tahun 2025 selama tiga hari, 5-7 Desember 2025, di Gedung KNPI Purwakarta.


Kegiatan pembinaan berkelas nasional ini secara resmi dibuka oleh Sesdep Pembudayaan Olahraga Kemenpora RI, Yayat Suyatna, M.Pd., didampingi oleh Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Pariwisata, dan Kebudayaan (Disporaparbud) Purwakarta (mewakili Bupati), Kepala Dinas Pendidikan (Disdik), serta Ketua DPD PPSI Purwakarta, Yoyo Yahya, S.H. Pembukaan ditandai dengan penabuhan gong, simbol semangat menggelora untuk membangun olahraga pencak silat dari akar rumput.


Dalam laporannya, Ketua Penyelenggara sekaligus Ketua DPD PPSI Purwakarta, Yoyo Yahya, S.H., menyatakan diklat ini diikuti oleh 60 orang peserta yang merupakan perwakilan dari berbagai Paguron (perguruan) pencak silat se-Kabupaten Purwakarta. “Ini adalah upaya serius kami untuk menstandarisasi ilmu kepelatihan di seluruh tingkatan, hingga ke desa-desa,” ujarnya.


Diklat ini menghadirkan pakar-pakar kompeten di bidangnya. Prof. Dr. Mulyana, M.Pd. dari Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung memberikan paparan mendalam tentang Metodologi dan Periodisasi Kepelatihan, fondasi ilmiah bagi pelatih modern. Sementara, Deden R. Gumilar membawakan materi seputar Filosofi Pencak Silat, Manajemen, dan Peraturan Pasanggiri (Pertandingan).


Yang menjadi kekhasan diklat ini adalah penguatan aspek budaya. Para peserta tidak hanya dibekali teknik pelatihan, tetapi juga mendapat sosialisasi Seni Ibing Buhun Purwakarta Istimewa. Materi tentang seni gerak, lirik, dan musik pencak tradisi dibawakan secara apik oleh Suparo S, Sn. dari DPD PPSI Purwakarta, menegaskan komitmen melestarikan warisan lokal.


Sambutan Bupati Purwakarta yang disampaikan oleh Kepala Disporaparbud mengapresiasi tinggi penyelenggaraan diklat ini. “Kegiatan ini akan menambah pengetahuan, wawasan, dan tata cara pelatihan yang baik. Dampaknya, prestasi olahraga di Purwakarta akan meningkat dan akan lahir pelatih-pelatih yang profesional,” demikian disampaikan.


Sesdep Pembudayaan Olahraga Kemenpora RI, Yayat Suyatna, M.Pd., menegaskan bahwa peningkatan kualitas pelatih adalah program berkelanjutan Kemenpora. “Pelatih adalah ujung tombak peningkatan prestasi dan gairah berolahraga masyarakat. Apalagi, peserta diklat ini berasal dari perguruan yang tersebar hingga ke desa-desa. Kami berterima kasih kepada DPD PPSI Purwakarta atas kerjasamanya dan berharap sinergi ini terus berlanjut untuk mendorong partisipasi masyarakat dalam berolahraga,” paparnya.


Yoyo Yahya menambahkan, DPD PPSI Purwakarta tidak berhenti pada diklat ini. Sebelumnya, pada tanggal 5-7 Desember, telah digelar Pasanggiri Pencak Silat Bupati Cup 2025. Menyusul kemudian, pada 12-14 Desember mendatang, DPP PPSI akan berpartisipasi dalam Festival Pencak Silat, Carnival Pencak Silat, dan Rapat Kerja Nasional di Kemenpora RI, Jakarta, yang diikuti 20 provinsi. Kegiatan nasional ini dalam rangka menyambut ditetapkannya Pencak Silat Indonesia sebagai Warisan Budaya Tak Benda Dunia oleh UNESCO.


Dengan rangkaian kegiatan yang padat dan bermutu ini, PPSI Purwakarta menunjukkan langkah nyata dalam membangun ekosistem pencak silat yang holistik, mengintegrasikan aspek olahraga, seni, dan budaya untuk mencetak generasi unggul.

M Hamzah 

×
Berita Terbaru Update