KABUPATEN BANDUNG, — Pemerintah Kabupaten Bandung menegaskan komitmennya dalam mengatasi persoalan sampah yang saat ini berada pada kondisi darurat, terutama pasca libur Lebaran. Lonjakan timbulan sampah di Kabupaten Bandung tercatat hampir mencapai 1.500 ton per hari, melebihi kapasitas armada dan ritase pengangkutan yang tersedia.
Hal tersebut disampaikan Bupati Bandung, Dadang Supriatna (Kang DS) usai menghadiri Rapat Koordinasi Pembahasan Permasalahan Persampahan di wilayah Bandung Raya bersama sejumlah daerah di Jawa Barat, Minggu (6/4/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Lembur Pakuan ini turut dihadiri Menteri Lingkungan Hidup RI, Hanif Faisol Nurofiq serta perwakilan pemerintah daerah se-Bandung Raya dan sekitarnya.
Dalam rapat tersebut terungkap bahwa pengelolaan sampah regional akan dipusatkan di TPPAS Sarimukti dengan kapasitas awal mencapai 3.700 ton per hari. Langkah ini diharapkan mampu menjadi solusi strategis dalam menangani persoalan sampah yang kian mendesak di wilayah Bandung Raya.
Kang DS menyampaikan bahwa saat ini wilayahnya tengah menghadapi kondisi darurat sampah, terutama pasca libur Lebaran.
“Lonjakan timbulan sampah di Kabupaten Bandung hampir mencapai sekitar 1.500 ton per hari. Hal ini tentu tidak sebanding dengan kapasitas armada maupun ritase pengangkutan yang tersedia,” ujarnya.
Ia juga menyoroti pentingnya peningkatan kesadaran masyarakat dalam pengelolaan sampah. Menurutnya, persoalan sampah tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan peran aktif seluruh lapisan masyarakat.
“Kami menyambut baik optimalisasi TPPAS Sarimukti sebagai bentuk sinergi antardaerah. Ini adalah langkah konkret menuju sistem pengelolaan sampah yang lebih modern, efisien, dan berkelanjutan,” kata Dadang.
Lebih lanjut, optimalisasi TPPAS Sarimukti direncanakan akan terintegrasi dengan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa). Dengan demikian, selain menyelesaikan persoalan lingkungan, pengelolaan sampah juga dapat memberikan nilai tambah berupa energi listrik bagi masyarakat.
Di samping itu, Kang DS juga mengajak seluruh masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan, khususnya dalam mengurangi dan mengelola sampah dari sumbernya, guna mendukung keberhasilan program penanganan sampah secara menyeluruh di Bandung Raya.
Editor : Indra Fuji Priatna
