Sukabumi, – Respons cepat dan keterbukaan informasi menjadi kunci utama dalam penyelesaian dinamika infrastruktur di Kabupaten Sukabumi. Melalui aksi nyata di lapangan, CV Alfharizky bersama PT Cicatih Putra Sukabumi (PT CPS) membuktikan komitmennya dalam menjaga kenyamanan publik di ruas Jalan Kampung Legoknyenang, Desa Cikujang, Kecamatan Gunungguruh, wawancara bersama Camat Gunungguruh dan Ketua JWI Sukabumi Raya, hari Kamis, tanggal (23/04/2026).
Langkah mitigasi teknis yang dilakukan sejak Selasa (14/4/2026) kini membuahkan hasil positif. Hal ini dikonfirmasi langsung melalui rangkaian investigasi dan kontrol lapangan yang dilakukan oleh otoritas kecamatan, pemerintah desa, hingga organisasi profesi jurnalis hari ini, Kamis (23/4/2026).
Gerak Cepat CV Alfharizky dan Mitigasi Teknis
Persoalan luapan lumpur yang sempat dikeluhkan warga saat hujan deras langsung direspons oleh pemilik CV Alfharizky. Berkoordinasi dengan Pemerintah Kecamatan Gunungguruh, tim lapangan segera melakukan pengerukan besar-besaran pada hauling road (jalan angkut).
Strategi utama yang dijalankan adalah penurunan elevasi. Dengan mengeruk badan jalan angkut hingga posisinya berada di bawah ketinggian jalan kabupaten, aliran air permukaan (run-off) dan material tanah dapat dikendalikan sepenuhnya agar tidak meluber ke aspal utama.
"Kami memastikan posisi jalan hauling berada di bawah jalan kabupaten. Ini adalah langkah teknis agar keamanan dan kenyamanan pengguna jalan tetap terjaga," jelas Pak Iman, Humas PT CPS.
Investigasi Lapangan: Camat dan Pemdes Pastikan Keamanan
Hari ini, Camat Gunungguruh, Bapak Kusyana, bersama jajaran Pemerintah Desa Cikujang dan Team KDM turun langsung ke lokasi untuk melakukan fungsi kontrol (controlling). Investigasi ini bertujuan untuk memvalidasi efektivitas pengerukan yang telah dilakukan.
Bapak Kusyana menegaskan bahwa kehadiran pemerintah di lapangan adalah untuk memberikan jaminan keamanan bagi masyarakat. Dari hasil pengecekan, terlihat bahwa jalur drainase dan perbedaan ketinggian jalan sudah tertata dengan baik sesuai rencana mitigasi. Kehadiran tim KDM juga memperkuat proses pengawasan ini agar tetap transparan dan akuntabel.
Check and Balance JWI: Kondisi Real Aman untuk Semua Kendaraan
Senada dengan pemerintah, Ketua JWI Sukabumi Raya, Lutfhi Yahya, beserta Tim Investigasi JWI juga melakukan aksi Check and Balance di lapangan hari ini. Berdasarkan pantauan langsung, Lutfhi memastikan bahwa kondisi real di ruas Legoknyenang saat ini sangat stabil.
"Kami telah melakukan kroscek di lapangan. Kondisinya aman dan dipastikan bisa dilalui oleh berbagai jenis kendaraan, baik roda dua maupun roda empat. Apa yang dikerjakan oleh CV Alfharizky sudah sesuai dengan SOP yang berlaku," ungkap Lutfhi Yahya.
Beliau juga mengingatkan publik agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang tidak utuh atau video yang dipotong-potong oleh oknum tidak bertanggung jawab. JWI berkomitmen untuk terus mengawal isu ini berdasarkan fakta objektif demi menjaga kondusifitas wilayah.
Tiga Pilar Komitmen Keberlanjutan
Berdasarkan laporan resmi dari Tim Lapangan PT CPS, terdapat tiga pilar utama yang menjadi pegangan dalam menjaga hubungan harmonis dengan lingkungan:
• Identifikasi Presisi: Pemetaan rutin pada titik-titik rawan luapan air.
• Mitigasi Aktif: Pembersihan berkala pada aspal jalan kabupaten agar tidak licin.
• Komunikasi Terbuka: Membuka ruang dialog intensif dengan aparat desa, kecamatan, dan media jika ditemukan kendala di kemudian hari.
Vibes Positif: Pembangunan yang Humanis
Aksi kolaboratif ini mencerminkan wajah baru industri pertambangan dan jasa konstruksi di Sukabumi yang lebih humanis. CV Alfharizky menunjukkan bahwa operasional perusahaan tidak harus berbenturan dengan kepentingan warga, melainkan bisa berjalan beriringan melalui komunikasi yang sehat.
Kini, warga Desa Cikujang dan pengguna jalan Legoknyenang dapat bernapas lega. Dengan elevasi yang sudah disesuaikan dan pengawasan ketat dari berbagai pihak, risiko lumpur masuk ke jalan utama telah teratasi. Sinergi antara pengusaha, pemerintah, dan pers ini diharapkan terus terjaga demi kemajuan infrastruktur dan kesejahteraan masyarakat Sukabumi.
Red

