-->

Notification

×

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Kesaksian Spiritual Ustaz Ujang di Sukabumi: Mengaku Sempat Dibawa “Sosok Berbaju Putih” Saat Berdzikir

Selasa, 01 September 2026 | September 01, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-09-01T09:16:00Z

SUKABUMI, – Pengalaman spiritual unik disampaikan oleh seorang pendakwah asal Bandung, Ustaz Ujang (57). Dalam perjalanan dakwah khuruj fi sabilillah di Kabupaten Sukabumi, ia membagikan kesaksian tentang peristiwa yang ia alami sepuluh tahun lalu, tepatnya pada malam ke-17 Ramadhan 2016.


Kisah tersebut disampaikan Ustaz Ujang saat bersilaturahmi di Masjid Mabda Sono Cafe JB, Desa Kertaangsana, Kecamatan Nyalindung, Sukabumi, pada 1 September 2026.


Peristiwa Malam 17 Ramadhan

Ustaz Ujang mengisahkan, kejadian tersebut berlangsung sekitar pukul 01.00 WIB di kediamannya saat ia sedang berdzikir seorang diri. Secara tiba-tiba, ia merasakan tubuhnya seperti terangkat dan melayang oleh dua sosok yang mengenakan pakaian serba putih.


Dalam pengakuannya, ia merasa dibawa memasuki sebuah tempat misterius yang memiliki pintu besar. Namun, niatnya untuk masuk terhenti saat ia teringat masih banyaknya kewajiban dakwah yang belum ia tunaikan di dunia.


“Dalam hati saya berkata, saya masih punya banyak hutang dakwah. Masih banyak hajat umat yang ingin saya sampaikan, terutama ajakan kepada seluruh umat manusia untuk berada di jalan kebenaran,” kenang Ustaz Ujang di hadapan awak media.


Refleksi Kasih Sayang Ilahi

Pria ini mengungkapkan adanya simbol lafaz berkaitan dengan sifat Ar-Rahman dan Ar-Rahim dalam pengalamannya, yang ia maknai sebagai wujud nyata kasih sayang Allah SWT. Kejadian yang berlangsung kurang lebih satu jam tersebut berdampak fisik padanya; Ustaz Ujang mengaku sempat merasa lemas dan tidak mampu berpuasa keesokan harinya akibat kelelahan luar biasa di sekujur tubuh.


Kendati demikian, Ustaz Ujang menegaskan agar masyarakat tidak sekadar memandang kisahnya dari sisi mistis atau rasa takut. Baginya, pengalaman itu adalah pengingat spiritual untuk mendekatkan diri kepada Sang Pencipta.


“Kasih sayang Allah begitu dekat kepada hamba-Nya. Jika di dunia saja Allah sudah menunjukkan kasih sayang-Nya, bagaimana nanti di akhirat? Mari kita terus berusaha menjalankan perintah-Nya dan mengikuti sunnah Rasulullah SAW,” pesannya.


Mengajak Kebaikan

Di akhir keterangannya, ia berharap kisahnya dapat menjadi motivasi bagi umat Islam untuk terus memperbaiki diri dan tidak lelah menjalankan amar ma’ruf nahi mungkar (mengajak kebaikan dan mencegah kemungkaran.


Lys

×
Berita Terbaru Update