SUKABUMI, – Perhelatan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Cikidang periode 2027–2035 kini mulai memasuki fase yang menarik. Sejumlah figur potensial mulai bermunculan dan siap bersaing ketat untuk memperebutkan hati masyarakat dalam bursa pencalonan orang nomor satu di desa tersebut.
Desa Cikidang sendiri dikenal sebagai pusat perkotaan di wilayah Kecamatan Cikidang yang menyimpan potensi luar biasa. Mulai dari sektor agribisnis, pariwisata, pertanian, hingga perikanan. Kehadiran perusahaan besar seperti PTPN Sukamaju, Cibungur, serta PT Panyindangan yang kini diakuisisi oleh perusahaan publik PT Dharma Satya Nusantara (DSN) Tbk, menjadi magnet ekonomi tersendiri yang dipandang sebagai modal penting bagi pembangunan desa.
Ketertarikan para kandidat untuk memimpin Cikidang kian memuncak seiring adanya momentum kebijakan baru. Instruksi Presiden (Inpres) tahun 2025 mengenai pengelolaan Corporate Social Responsibility (CSR) menuntut perusahaan memberikan kontribusi nyata bagi warga desa. Terlebih lagi, kebijakan mengenai kewajiban menyediakan 20% hingga 30% lahan plasma bagi HGU yang hendak melakukan perpanjangan, memberikan peluang strategis bagi pemerintah desa dalam mengelola kekayaan alam dan menyejahterakan warga.
Persaingan Figur dan Dinamika Politik
Sejumlah nama mulai mencuat ke permukaan publik. Salah satu sosok yang menjadi perhatian adalah Rijwan Abdurrahman. Tokoh muda yang dinilai visioner dan inovatif ini bahkan sudah resmi memasang baliho deklarasi. Dengan tagline “Bersama Membangun Desa Maju, Mandiri & Sejahtera”, Rijwan mengusung visi tata kelola pemerintahan yang bersih dan transparan.
Di sisi lain, muncul nama tokoh senior yang sangat diperhitungkan, yakni Nandang Sujana atau akrab disapa Anemer Nandang. Meski mendapatkan dukungan kuat dari elemen pemuda, agama, dan masyarakat, Nandang bersikap diplomatis.
“Saat ini saya belum bisa menyatakan maju atau tidak, kita tunggu saja,” ujar Nandang menanggapi desakan warga. Banyak pihak menilai sikap ini sebagai langkah bijak untuk membaca dinamika politik sebelum menentukan langkah final.
Selain dua nama tersebut, pengamat sekaligus tokoh pemuda Desa Cikidang, Wahyu Irwan, mengungkapkan bahwa kontestasi ini diprediksi akan diramaikan oleh figur-figur kuat lainnya. “Selain Rijwan dan Pak Nandang, beberapa nama seperti H. Budi, Uus, dan Juki juga santer diperbincangkan di tengah masyarakat,” ungkap Wahyu.
Harapan Masyarakat
Dengan semakin dekatnya momentum Pilkades, harapan besar disematkan kepada para calon. Masyarakat menanti pemimpin yang mampu menghadirkan perubahan nyata dan berpihak penuh pada kemajuan desa.
“Kami berharap proses pemilihan ini berjalan lancar dan demokratis. Cikidang membutuhkan sosok pemimpin yang amanah dan mampu mengoptimalkan potensi perusahaan-perusahaan besar untuk kemakmuran warga. Sejarah akan mencatat pemimpin mana yang benar-benar membawa Cikidang ke arah yang lebih baik dan berkembang,” tutup Wahyu.
D Handriana
