-->

Notification

×

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

UTUSAN KHUSUS PRESIDEN RI BIDANG KETAHANAN PANGAN H.M. MARDIONO SAKSIKAN LANGSUNG PANEN RAYA PADI RATUSAN TON DI TEGALLUAR BOJONGSOANG

Minggu, 11 Oktober 2026 | Oktober 11, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-10-11T04:41:44Z

Kab. Bandung, (Minggu, 11 Oktober 2026)* – Suasana penuh syukur dan kebahagiaan menyelimuti Kampung Jembatan RW 04 RT 07, Desa Tegalluar, Kecamatan Bojongsoang, Kabupaten Bandung. Ratusan petani menggelar acara Panen Raya Padi yang menghasilkan ratusan ton gabah berkualitas.


Acara yang digelar mulai pukul 08.00 WIB pagi tersebut menjadi istimewa karena dihadiri langsung oleh Utusan Khusus Presiden Republik Indonesia Bidang Ketahanan Pangan, *Bapak H.M. Mardiono*.


Kehadiran Utusan Khusus Presiden ini menjadi bukti nyata komitmen pemerintah pusat dalam mendukung dan memastikan program ketahanan pangan nasional berjalan hingga ke tingkat desa, serta memastikan kesejahteraan petani sebagai ujung tombak pangan Indonesia.


Panen raya kali ini tidak hanya seremonial memanen padi, namun juga dirangkaikan dengan penyerahan bantuan Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan) berupa mesin traktor kepada kelompok tani Desa Tegalluar untuk menunjang produktivitas pertanian kedepannya.


*Dihadiri Tokoh Penting dan Unsur Muspika*


Acara panen raya tersebut dihadiri oleh berbagai unsur tokoh masyarakat dan Muspika Kecamatan Bojongsoang, diantaranya:


1.  Utusan Khusus Presiden RI Bidang Ketahanan Pangan, *H.M. Mardiono*

2.  Tokoh Masyarakat Jawa Barat, *KH. Uu Ruzhanul Ulum*

3.  Kapolsek Bojongsoang, *Kompol Undi Kurnia, S.I.P., CBA., CPHR*

4.  Danramil Bojongsoang, *Kapten Inf. Mulyono*

5.  Camat Bojongsoang, *Kankan Taupik Barnaswan, S.IP.*

6.  Ketua Kelompok Tani Desa Tegalluar, *H. Ali Nurdin*

7.  Perwakilan Dinas Pertanian Kabupaten Bandung

8.  Ratusan anggota Kelompok Tani dan warga Desa Tegalluar


Dalam sambutannya, H.M. Mardiono menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada para petani di Desa Tegalluar yang telah berhasil menjaga produktivitas pertanian di tengah berbagai tantangan. Menurutnya, apa yang dilakukan petani Tegalluar adalah contoh nyata dari semangat ketahanan pangan.


_“Saya sengaja hadir untuk menyaksikan langsung semangat para petani. Presiden Republik Indonesia sangat memberikan perhatian besar kepada petani. Ketahanan pangan adalah harga mati bagi bangsa ini, dan kuncinya ada di tangan bapak-bapak semua. Hasil ratusan ton hari ini adalah bukti bahwa petani kita hebat dan sejahtera,”_ ujar H.M. Mardiono dalam sambutannya yang disambut tepuk tangan meriah warga.


Sementara itu, KH. Uu Ruzhanul Ulum dalam tausiah singkatnya mengajak para petani untuk senantiasa bersyukur atas nikmat hasil bumi yang melimpah dan menjaga kebersamaan antar kelompok tani.


Camat Bojongsoang, Kankan Taupik Barnaswan, http://S.IP., dan Kapolsek serta Danramil Bojongsoang juga turut memberikan dukungan penuh agar sektor pertanian di Bojongsoang terus maju, aman, dan kondusif.


*Petani Ucapkan Terima Kasih*


Ketua Kelompok Tani Desa Tegalluar, H. Ali Nurdin, yang menjadi tuan rumah panen raya ini, mengungkapkan rasa terima kasihnya yang mendalam kepada semua pihak.


_“Saya dan seluruh kelompok tani mengucapkan banyak terima kasih kepada Bapak Utusan Khusus Presiden H.M. Mardiono, kepada Dinas Pertanian, kepada Bapak Bupati Bandung, dan kepada semua pihak yang telah membantu. Panen raya ini sangat menguntungkan para petani dan kelompok tani. Dengan bantuan traktor ini, kami yakin musim tanam berikutnya akan lebih mudah dan hasilnya lebih maksimal,”_ ungkap H. Ali Nurdin.


Ia berharap, sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan kelompok tani dapat terus berlanjut, sehingga kesejahteraan petani dapat terus meningkat dan Desa Tegalluar dapat menjadi lumbung padi bagi Kabupaten Bandung.


Acara panen raya diakhiri dengan pemotongan padi secara simbolis oleh H.M. Mardiono bersama para tokoh dan dilanjutkan dengan tumpengan dan doa bersama sebagai wujud syukur atas hasil panen yang melimpah.


Kegiatan berjalan dengan lancar, aman, dan penuh keakraban antara pemerintah dan petani.


*Reporter:Indra Fuji Priatna*

×
Berita Terbaru Update