-->

Notification

×

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

SMP PGRI Parungkuda Gelar Perpisahan Kelas IX Penuh Makna

Sabtu, 20 Juni 2026 | Juni 20, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-06-20T09:05:36Z

Sukabumi,, - SMP PGRI Parungkuda Kecamatan Parungkuda Kabupaten Sukabumi Jawa Barat menggelar acara perpisahan Kelas IX Tahun Ajaran 2025-2026 yang berlangsung meriah dan penuh haru. Acara ini uniknya diselenggarakan sepenuhnya oleh orang tua murid sebagai panitia, menunjukkan sinergi yang kuat antara sekolah dan wali murid. Turut hadir dalam momen spesial ini, perwakilan dari Komite Sekolah serta seluruh Orang Tua Murid yang hadir.


Rangkaian acara diawali dengan Sungkeman, momen khidmat di mana siswa-siswi memohon doa restu kepada orang tua dan guru. Dilanjutkan dengan pemberian medali penghargaan kepada siswa kelas IX sebagai bentuk apresiasi atas prestasi dan dedikasi mereka selama belajar di SMP PGRI Parungkuda. Kemeriahan acara semakin terasa dengan penampilan kreasi seni dari siswa yang menampilkan berbagai bakat dan talenta.


Kepala SMP PGRI Parungkuda, Simeon S.Pd., dalam sambutannya menyatakan rasa bangga dan apresiasinya atas terselenggaranya acara ini. "Saya selaku kepala sekolah mengucapkan selamat dan turut mengapresiasi atas terselenggaranya acara perpisahan ini. Saya juga ingin mengucapkan banyak terima kasih kepada Komite Sekolah dan Orang Tua Murid atas kerja samanya, serta rasa syukur kita panjatkan atas kelulusan anak-anak kelas IX," ujar Simeon.


Sebanyak 42 siswa kelas IX dinyatakan lulus semua dan siap melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya di SMA, SMK Negeri maupun Swasta. Acara perpisahan ini diharapkan menjadi motivasi, penyemangat, sekaligus kenangan manis bagi para siswa sebelum melangkah ke jenjang yang lebih tinggi.


"Teruslah belajar dan gapailah cita-citamu setinggi langit, karena penerus bangsa ada di pundak kalian," pesan Bapak Sinion kepada seluruh lulusan. Beliau juga menekankan pentingnya melanjutkan pendidikan ke jenjang SLTA atau sederajat sebagai bagian dari wajib belajar 12 tahun dan upaya meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM), mengingat pendidikan saat ini merupakan kebutuhan utama.

Deni Handriana

×
Berita Terbaru Update